Ninja Xpress Blog Atasi Perang Harga 1

6 Cara Atasi Perang Harga dengan Kompetitor dari Trustjak

Kompetisi bukan cuma di lomba aja, pasar juga sering perang harga buat kasih penawaran siapa yang paling murah. Jangan sampe kamu bikin kesalahan yang bikin kehilangan pelanggan cuma karena kalah kasih harga murah. Cek tipsnya di artikel ini, yuk!

Teman Ninja pernah ngerasain enggak harus bersaing kasih harga paling murah untuk mendapat perhatian customer? Ini namanya Perang Harga, kondisi yang cukup lazim dilakukan pebisnis. Padahal, Teman Ninja bisa loh mendapatkan customer tanpa harus ikut perang harga. Karena konsumen akan selalu lebih diuntungkan dengan adanya “perang harga”, jadinya para pelaku usaha yang akan merasa kesusahan untuk mendapatkan konsumen yang loyal. 

Lalu, gimana sih caranya engga ikut perang harga namun tetap bisa dapat customer lebih dari kompetitor kita? Trustjak, seorang Branding Consultant punya solusinya di artikel kali ini.

“Lebih baik tidak bersaing di Price Sensitive Market, kecuali ada produk tertentu yang bisa dilakukan di harga yang lebih murah.” 

Baca Juga: Ligwina Hananto: Langkah Menentukan Harga Jual Agar Profit Maksimal

Produk & Brand Kamu Wajib Miliki Value Added

Ninja Xpress Blog Atasi Perang Harga 2
Sumber: Pexels

Teman Ninja, untuk menghindari pasar yang terus bersaing ini, para pelaku usaha harus dapat memberikan sebuah value yang melebihi sebuah produk yang adalah sebuah gagasan yang dapat dibuat melalui branding.

Biar konsumen hepi, sebelum mulai jualan, lebih baik kamu melakukan riset terhadap added value atau nilai tambah yang ingin disampaikan melalui brand atau produk.

“Misalnya dengan membuat konten-konten digital yang menghibur dan relevan dengan para konsumen, dapat menjadi sebuah pintu dan juga jembatan bagi konsumen untuk mempelajari lebih mengenai brand dan juga produk-produk pelaku usaha.”

Penting untuk Punya Niche Market

Ninja Xpress Blog Atasi Perang Harga 3
Sumber: Pexels

Mengingat pasar di Indonesia sangat luas, kamu perlu mengkategorikan target market berdasarkan demografis, geografis, dan juga secara psikologis biar tau nih hal apa yang lagi tren dan barang apa yang sedang dicari orang karena memang niche atau unik.

Kategori target yang dibuat bukan cuma usia dan gender, namun juga tempat tinggal serta minat para konsumen dan kamu bisa manfaatin Google Trends yang mudahin kamu untuk analisis sebelum bikin strateginya.

Personalisasi & Kustomisasi Produk

Ninja Xpress Blog Atasi Perang Harga 4
Sumber: Pexels

Teman Ninja, personalisasi adalah bagaimana kamu bisa buat hubungan yang personal melalui pelayanan yang kasih kepada konsumen. Misalnya pada toko online, kamu harus bisa memberikan sebuah surat atau kartu ucapan terima kasih agar para konsumen nantinya juga merasa lebih personal dan terlibat secara emosi ketika melakukan pembelian.

Untuk kamu sebagai penjual, hal ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi perusahaan dan pelanggan. Untuk perusahaan, personalisasi produk dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, memperkuat loyalitas pelanggan, dan meningkatkan nilai produk.

“Para pelaku usaha juga harus pintar dalam melakukan riset agar produk yang dijual dapat sesuai dengan apa yang disukai dan juga dibutuhkan para konsumen, sehingga memberikan pengalaman branding yang baik.”

Berkolaborasi dengan Brand atau Kompetitor

Ninja Xpress Blog Atasi Perang Harga 5
Sumber: Pexels

Ketika kamu berinisiasi untuk kolaborasi dengan kompetitor mungkin awalnya akan terasa asing. Namun, percayalah kalau kolaborasi itu memungkinkan kamu untuk bisa menjangkau pelanggan baru dengan cara yang lebih efektif. 

Kolaborasi dengan dengan brand apalagi kompetitor yang memiliki pelanggan berbeda dapat membantu perusahaan untuk memperluas pangsa pasar, sehingga konsumen yang membeli akan mendapatkan beberapa benefit tidak hanya dari kita tapi juga hasil kolaborasi.

Baca Juga: Trustjak: Perhatikan 8 Hal Ini Agar Sukses Kolaborasi Antar Brand

Tingkatkan Kualitas Produk

Ninja Xpress Blog Atasi Perang Harga 6
Sumber: Pexels

Teman Ninja, kamu harus terus waspada karena pelanggan sekarang sangat pintar untuk melakukan riset sendiri, sehingga penting buatmu untuk memiliki social media, agar ketika mereka mencari informasi, muncul sebuah informasi yang dapat bikin konsumen lebih trust dengan kita.

Hal ini juga sebagai antisipasi dari media sosial yang akan menjadi jembatan dengan konsumen yang nantinya bertanya-tanya tentang produk yang kamu jual ya jangan sampai ketika mereka bertanya, kamu tidak merespon. Hal inilah yang buat kamu kehilangan pelanggan.

“Pastikan infrastruktur digital kita lengkap, produk dan katalog juga lengkap, sehingga nyaman secara user experience dan menarik secara user interface.”

Berikan Layanan Terbaik

Ninja Xpress Blog Atasi Perang Harga 7
Sumber: Pexels

Dengan memiliki pelayanan yang baik, pengalaman konsumen dalam berbelanja dan bertransaksi akan semakin digemari. Mereka akan lebih rela mengeluarkan biaya yang lebih tinggi untuk sebuah produk,, asal pelayanan dan pengalaman mereka ketika berinteraksi atau bertransaksi baik.

Kamu lebih baik meningkatkan produk atau layanan dan after sales sehingga dapat memberikan value dan tidak harus berperang di Price Sensitive Market. Sebagai contoh, kamu bisa kasih jasa-jasa tambahan yang dapat ditawarkan, pengiriman cepat, packaging yang bagus, dan lain-lain.

Baca Juga: 7 Cara Mudah Dapat Review Positif Tanpa Fake Orders

Kirim barang pakai Ninja Reguler

Teman Ninja, silakan langsung terapin tips ini ke bisnis kamu ya biar produk yang kamu jual bisa bersaing secara sehat dan konsumen bisa tetap loyal. Nah, ketika barang sudah terjual, gak perlu pusing lagi mikir kirimnya gimana karena kirim Barang Lewat Ninja Xpress Lebih Cepat dan Bebas Kemana Aja! Langsung kepoin tautan ini untuk kirim paket tanpa ribet!

Featured Image from Unsplash