5 Pengusaha Indonesia yang Sukses dengan Bisnisnya

Ninja Van

5 Pengusaha Indonesia yang Sukses dengan Bisnisnya

Ragu untuk memulai bisnis mu? Cek 5 pengusaha ini yang sukses bangun bisnis mereka, kalo mereka bisa, kamu juga!

Teman Ninja mungkin pernah bertanya-tanya, “Kenapa sih, kok belakangan ini, makin banyak aja orang yang tertarik berbisnis dan pengen jadi pengusaha?”

Gimana nggak, di mana-mana semakin banyak bermunculan pengusaha-pengusaha sukses dengan kekayaan yang bikin kita terheran-heran. Apalagi mereka yang masih terbilang muda, tapi sudah sukses sampai dijuluki crazy rich. Kok bisa ya?

Eits, tapi jangan salah. Jadi pengusaha gak segampang yang dibayangkan. Butuh tekad yang bulat dan sikap pantang menyerah. Karena meraih kesuksesan tentu gak segampang bikin mie instan, bukan? 

Nah, kali ini Ninja Xpress sudah berhasil merangkum kisah 5 pengusaha Indonesia yang sukses dengan bisnisnya. 

Semoga bisa menjadi inspirasi yang tepat buat Teman Ninja. Baca artikelnya sampai habis ya! 

1. Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari

Source: instagram.com/shandypurnamasari

Kisah sukses pasangan ‘Crazy Rich Malang’ Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari memang jadi banyak panutan muda-mudi buat ikutan punya usaha. Shandy adalah founder dari brand kecantikan Ms Glow bersama rekannya Maharani Kemala Dewi. Sedangkan Gilang adalah co-founder dari Ms Glow Men dan pemilik Juragan 99 Trans yang bergerak di bidang transportasi darat. 

Jangan salah, dulunya mereka sempat hidup susah. Bahkan untuk makan sehari-hari hanya punya uang Rp 15 ribu. Shandy memulai bisnis di tahun 2013 dengan menjual produk kecantikan dari banyak merk yang kemudian dikemas ulang. Dengan modal seadanya kemudian setelah 6 bulan berbisnis omset penjualan naik drastis menjadi Rp 700 juta sebulan. Shandy dan rekannya menggunakan strategi marketing penjualan langsung ke tangan konsumen dan sistem reseller. Mereka percaya, dengan menggaet reseller ibu-ibu rumah tangga dan anak muda freelance, penjualan MS Glow bisa menanjak drastis.

Shandy dan Gilang menekankan, semakin sukses usaha mereka maka harus selalu ingat berbagi kepada yang membutuhkan.

Kalaupun semuanya diambil aku bilang yang penting aku sama kamu berdua saja sama anak-anak, karena semua titipan dan kita nggak usah merisaukan dan (semakin banyak rezeki) harus semakin banyak berbagi,” kata Gilang.

2. Rachel Vennya

Kalau Teman Ninja aktif di sosial media pasti udah gak asing lagi sama sosok ini. Yup, Siapa lagi kalau bukan Rachel Vennya? Selebgram atau influencer yang punya jutaan followers di Instagram terbukti sukses dengan berbagai macam bisnis yang menginspirasi. Mulai dari obat pelangsing (Slim beauty product), kuliner (Sate Taichan Goreng, Rumah Sedep, Ngikan Yuk) baju anak (Mahika Kids) sampai industri kreatif (Raven is Odd).

Yang bikin heran, hampir semua bisnis yang dijalankan laris manis di pasaran.

Namun, semua keberhasilan yang Rachel raih bukan sesuatu yang instan. Dalam podcast Raditya Dika, Rachel menceritakan dia pernah jualan Kitkat saat sekolah demi bisa merasakan pulang naik ojek. Karena jarak sekolah yang jauh, Rachel harus naik angkot berkali-kali. Belum lagi uang jajannya yang sedikit. Dengan bermodalkan kedok kalau Tantenya mau pergi ke Jepang dan membuka jasa titip Kitkat green tea , Rachel memberanikan diri untuk menjadi reseller dengan mencari stok barang di Google.

Rachel juga pernah mengalami kegagalan, salah satu bisnis kulinernya yaitu Rumah Sedep terpaksa ditutup karena omsetnya yang terus menerus turun. Tapi, hal tersebut tidak membuatnya kapok berbisnis.

Di setiap kesuksesan pasti ada kegagalan. Di setiap talkshow aku selalu bilang bahwa kita harus berani gagal karena kegagalan itu yang membuat kita evaluasi, apa yang bikin gagal? Bagaimana cara menanggulanginya?”, kata Rachel dalam salah satu interview.

Sejak muda Rachel sudah pintar mencari peluang. Bahkan saat masih SD Rachel sudah sering berjualan seperti buku Teka Teki Silang. 

Kini, pendapatan Rachel Vennya hanya dari  channel Youtube-nya saja sudah menyentuh 3 digit setiap bulannya.

3. William Tanuwijaya

Perkembangan Tokopedia memang terlihat ajaib. Tetapi siapa sangka, William Tanuwijaya sang pendiri sekaligus CEO Tokopedia, memulai segalanya dari nol. Pria yang lahir 37 tahun silam ini awalnya merantau ke Jakarta setelah lulus SMA bersama ayah dan pamannya yang membuka toko kelontong. Sayangnya, ayahnya jatuh sakit sehingga William harus mencari pekerjaan sampingan guna menghidupi dirinya. 

Kerja sampingan sebagai operator warnet membuatnya tersadar bahwa internet bisa menjadi peluang bisnis yang bagus. Selain itu, ia juga ingin agar toko kelontong milik pamannya bisa berkembang. Pada akhirnya, dia pun mendapatkan ide untuk membuat sebuah tech company bernama Tokopedia pada 2007 silam. 

Ide ini tentu saja tercetus melalui pemikiran akan kemudahan masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhannya. 

Dalam mengembangkan bisnisnya, William selalu menanamkan rasa kepercayaan. 

Tokopedia adalah bisnis kepercayaan. Dalam membangun kepercayaan, kami membangun Tokopedia layaknya membangun sebuah kota, di mana setiap hari kami berusaha meruntuhkan tembok-tembok penghalang dan berusaha membangun jembatan penghubung.”, kata William.

Sayangnya, perjalanan awal Tokopedia tidak mulus, karena awalnya beliau seringkali mengalami penolakan suntikan dana selama beberapa tahun. Hingga pada tahun 2009, William Tanuwijaya mendapatkan kepercayaan kucuran dana untuk mengembangkan Tokopedia hingga bisa sebesar sekarang.

4. James Prananto

Berawal dari ide untuk membuat kopi susu kekinian, James Prananto beserta dua rekannya Cynthia Chaerunnisa dan Edward Tirtanata bekerja sama dalam membuat gerai kopi kenangan pertama kalinya. Yang terletak di Menara Standard Chartered, Jakarta Selatan pada 2017 silam. 

Dengan ide yang cenderung ‘fresh’ Kopi Kenangan adalah jenis baru rantai penjualan untuk jenis minuman kopi susu. Karena mampu menggabungkan teknologi dengan bisnis online ke offline. Nggak cukup sampai di situ, yang bikin brand kopi ini laris manis disukai banyak orang karena selalu mengutamakan kualitas dan citarasa. Seperti kata James Prananto dalam sebuah wawancara, “Utamakan kualitas dan citarasa dalam suatu produk yang dikembangkan

Kopi Kenangan juga merupakan brand kopi susu pertama yang diklaim terhubung dengan aplikasi delivery makanan pada Ojek Online. Hingga saat ini, Kopi Kenangan sendiri telah memiliki lebih dari 83 gerai kopi yang tersebar di delapan kota di Indonesia. WOW!

5. Ali Muharam

Salah satu pengusaha muda yang inspiratif adalah Ali Muharam, pemilik makaroni ngehe. Tetapi, di balik kesuksesannya, ternyata beliau juga pernah mengalami pahit dan kerasnya hidup. Pemuda asal Tasikmalaya, Jawa Barat ini dulunya pernah menjadi office boy dan bekerja di sebuah perusahaan daerah Bogor. Saat itu kehidupan Ali sangat berat, tapi bagaimanapun keinginan untuk menjadi pengusaha sukses terus terlintas di pikirannya.

Masalah diciptakan untuk mendidik kita kreatif mencari solusi”, begitulah moto hidupnya. 

Ali Muharam memberanikan diri untuk meminjam modal Rp20 juta dari temannya. Lalu membuka usaha makaroni pedas khas jajanan Jawa Barat dengan gerobak di sekitaran Jakarta Barat. Dengan kerja keras dan tekad yang kuat, usahanya pun berjalan lancar. 

Setelah delapan bulan berjualan, uang tabungan Ali cukup untuk mengembangkan bisnisnya. Hingga kini, Makaroni Ngehe sudah pernah merasakan omzet penjualan hingga Rp 3 miliar. Dan mampu membuat berbagai gerai Makaroni Ngehe lainnya di DKI Jakarta. 

Nah, itu dia kisah inspiratif pengusaha-pengusaha sukses versi Ninja.  Kebukti kan kalau para pengusaha nggak selalu sukses dari awal, banyak juga pengusaha yang memulai bisnisnya dari nol. Karena membangun usaha bukan hal yang mudah. Semoga kisah 5 pengusaha sukses ini bisa jadi inspirasi buat Teman Ninja, ya!

Featured image by Ninja Xpress

Daftar isi

    Videos

    Shares