5 Cara Efektif Berikan Nilai Tambah untuk Brand Kamu

Ninja Van

5 Cara Efektif Berikan Nilai Tambah untuk Brand Kamu

Lebih dari 10 juta UMKM yang Go Digital. Persaingan semakin ketat dan brand kamu terjebak perang harga? Berikan added value solusinya!

Semenjak pandemi, jumlah penjual yang menjadi mitra di pelbagai marketplace melonjak drastis. Di pertengahan tahun 2020 saja, berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, ada tambahan 1.415.602 UMKM yang bergabung ke platform digital seperti marketplace, e-commerce, Gojek, Grab dan lainnya, hal ini berarti total sudah lebih dari 10 juta UMKM yang go digital dan siap bersaing satu sama lain.

Jika kamu adalah salah satu dari pelaku UMKM yang go digital, maka sudah seharusnya kamu memiliki sebuah strategi agar brand atau produk yang kamu jual bisa stand out from the crowd. Bagaimana caranya? Yang jelas kamu harus memiliki diferensiasi atau pembeda dari kompetitor lewat Added Value agar brand atau produk kamu diminati konsumen.

Kali ini, Ninja akan share 5 cara efektif memberikan nilai tambah atau added value agar brand atau produk yang kamu jual secara online memiliki diferensiasi.

1. Kecepatan Pelayanan

Soure: Pexels

Kecepatan dalam memproses sebuah transaksi menjadi satu nilai penting bagi konsumen, hal ini menjadi first experience konsumen ketika membeli sebuah produk dan menentukan apakah akan menjadi pelanggan atau tidak. Selain itu, di marketplace juga terlihat bagaimana tingkat kecepatan pelayanan setiap toko online, salah satunya Tokopedia.

Banyak konsumen yang rela membayar lebih asalkan mendapat jaminan produk yang ia beli sampai dengan lebih cepat, oleh karena itu layanan pengiriman Same Day menjadi opsi menarik bagi konsumen dan tentu saja harus dibarengi kesiapan penjual atau pemilik brand dalam menyediakan produk.

Perlu kamu ingat, jaminan kecepatan yang kamu berikan kepada konsumen harus diperhitungkan secara matang, agar sesuai antara bukti dengan janji, serta tidak over promise kepada konsumen. 

2. Memiliki Kemasan Edisi Tertentu

Source: Pexels

Kemasan selain berfungsi sebagai pelindung produk, juga memiliki tugas sebagai silent salesman yang akan menjadi daya tarik bagi konsumen. Sebagai pemilik produk, tentu kamu tidak ingin produk kamu dipandang sebelah mata hanya karena kemasan yang kurang menarik, bukan?

Nah, di sinilah kamu bisa memanfaatkan hari spesial atau event tertentu untuk membuat kemasan edisi khusus yang relevan, seperti brand Avoskin yang membuat produk khusus edisi Ramadhan.

Source: Kumparan

Jika budget kamu terbatas, kamu juga bisa memberikan nilai tambah dengan sebuah kartu ucapan atau hiasan tertentu pada kemasan produk kamu, salah satunya bisa dengan contoh kemasan edisi lebaran berikut ini.

Source: Beautynesia

Masih banyak opsi kemasan yang bisa kamu jadikan kemasan edisi tertentu, tentunya kamu harus sesuaikan dengan budget yang tersedia ya. Selamat mencoba, Teman Ninja!

3. Tambahkan Physical Benefit untuk Pembeli

i didnt come here to shop free samples GIF by Still The King

Pembeli artinya orang yang baru pertama melakukan transaksi atau mencoba produk kamu, di sinilah kesempatan kamu untuk memberikan pengalaman yang lebih kepada pembeli agar bisa menjadi pelanggan, caranya dengan memberikan tambahan manfaat fisik kepada produk yang kamu jual.

Misalnya kamu menjual sebuah jilbab, jika pada umumnya jilbab hanya memiliki satu warna, maka kamu menambah manfaat fisik kepada pembeli dengan menyediakan jilbab yang memiliki dua warna sehingga bisa dipakai dalam situasi yang berbeda. Kamu juga bisa memberikan sampel produk yang lain kepada pembeli, agar ia memiliki gambaran jika akan melakukan repeat order terhadap produk yang kamu jual.

4. Berikan Loyalty Program untuk Pelanggan

Jika dengan menambah physical benefit kamu dapat menarik pembeli menjadi pelanggan, maka tugas selanjutnya adalah bagaimana membuat pelanggan semakin loyal terhadap brand atau produk kamu.

Nah, salah satu cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat loyalty program seperti memberikan bonus tertentu kepada pelanggan, atau membuat member card yang memberikan beberapa manfaat khusus kepada pelanggan, lalu bisa juga dengan membuat event atau pertemuan khusus yang ditujukan untuk pelanggan loyal kamu.

Ada beberapa contoh menarik yang dilakukan oleh brand-brand besar dalam membuat loyalty program, salah satunya brand Sephora yang akan memberikan poin kepada para pelanggan berdasarkan jumlah uang yang dibelanjakan. Lalu poin yang sudah dikumpulkan oleh pelanggan dapat ditukarkan dengan diskon produk hingga kelas kecantikan gratis, semuanya sudah terintegrasi melalui kartu Beauty Insider yang disediakan oleh pihak Sephora. Tentu saja kamu bisa menyesuaikan dengan kemampuan sistem yang kamu miliki ya, Teman Ninja.

5. Memberikan Konsultasi Gratis

Source: Pexels

Jika kamu menjual produk kesehatan atau kecantikan, salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk memberi nilai tambah kepada konsumen kamu adalah dengan menyediakan konsultasi gratis kepada calon konsumen untuk mengetahui apa permasalahan yang terjadi dan bagaimana produk kamu mampu membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

Hal ini akan semakin efektif, apabila kamu bekerja sama dengan seseorang yang memiliki keahlian di bidang tersebut, sehingga trust konsumen akan semakin bertambah. Tentunya kamu harus menyesuaikan dengan kemampuan brand kamu ya, Teman Ninja.

Dari 5 cara yang sudah dijelaskan, semoga kamu bisa mulai menemukan dan memberikan nilai tambah brand atau produk kamu kepada konsumen. Ninja punya cara yang mudah untuk memberikan nilai tambah dari produk atau brand kamu.

Cukup dengan menjawab dengan detail 3 pertanyaan ini:

  • Produk apa yang kamu jual?
  • Apa yang akan didapatkan konsumen?
  • Pelanggan akan menjadi siapa?

kamu bisa memberikan nilai tambah kepada konsumen. Pada dasarnya, berbisnis berarti menyelesaikan permasalahan konsumen. Nah, di pertanyaan nomor tiga, kamu bisa mulai menyematkan identitas kepada pelanggan kamu sebagai nilai tambah, misalnya pelanggan kamu akan merasa menjadi seorang yang “Family Man” jika membeli produk kebutuhan rumah tangga di toko kamu. Iya, memberi added value berarti membangun brand.Jadi, jangan lagi terjebak dengan perang harga dan mulai memberi nilai tambah ya, Teman Ninja!

Featured image by Artem Beliaikin from Unsplash

Daftar isi

    Videos

    Shares