Jason Leung Mznrsye9qi4 Unsplash

Trustjak: Perjelas Pesan Brand Kamu dengan 6 Cara Ini

Agar berhasil membuat sebuah pesan brand atau konten yang tepat sasaran kepada customer, kamu harus memiliki pemahaman yang baik, melakukan identifikasi mengenai kebutuhan mereka, sehingga emosi mereka akan terpancing untuk membeli. Simak caranya di sini!

Pernah engga Teman Ninja merasa kesulitan menyampaikan messaging atau pesan brand kepada customer? Atau merasa selama membuat campaign maupun konten, sulit mendapatkan perhatian customer? Bisa jadi, ini masalah pesan yang disampaikan Teman Ninja kurang menarik.

Teman Ninja selaku pebisnis UMKM harus bisa membuat pesan yang bisa masuk ke alam bawah sadar customer agar lebih mudah menyampaikan pesan tersebut kepada mereka.

Kali ini, Trustjak punya tips menarik yang bisa mengatasi masalah pesan brand tersebut lewat artikel ini.

1. Memahami Audiens

Perjelas Pesan Brand
Sumber: Unsplash

Cara mudah menyampaikan pesan brand yang kuat adalah dengan memahami audiens dan mengerti apa yang mereka sukai dan inginkan. Kamu bisa mencari tau kebiasaan, latar belakang, alasan mereka membeli sebuah produk. Semua ini bisa diketahui dengan melakukan survey sederhana atau bertemu langsung dengan calon audiens.

2. Pakai Formula 3W

Perjelas Pesan
Sumber: Unsplash

Dalam menyampaikan pesan brand, kamu bisa mengkurasi hal-hal penting yang harus diketahui audiens dengan mengambil contoh dari 3W Feedback Model.

  • What : Mendeskripsikan pesan secara spesifik.
  • Why : Menjelaskan pengaruh dari suatu hal dengan jelas.
  • Way : Menjelaskan cara yang dapat dilakukan oleh audiens.

Dalam memperjelas pesan, kamu harus fokus dengan suatu pesan yang ingin disampaikan. Dengan fokus pada suatu hal, pesan yang ingin disampaikan akan menjadi lebih jelas.

Baca: 5 Teknik Branding yang Berpengaruh, Namun Sering Kita Lupain

3. Hindari Pesan yang Sulit Dimengerti

Perjelas Pesan
Sumber: Unsplash

Audiens akan menghindari pesan yang terlalu rumit dan panjang. Karenanya, kamu harus bisa mempersingkat pesan brand yang kamu miliki tetapi tetap bisa menjawab pertanyaan customer tanpa harus menjabarkan hal-hal yang membuat mereka pusing. 

4. Be Human

Perjelas Pesan
Sumber: Unsplash

Pelaku usaha juga perlu memahami emosi audiens, karena peran emosi brand yang diposisikan sebagai manusia dipercaya bisa berpengaruh dalam proses decision making seseorang. 

Dalam emotional design elements, terdapat Persuasive Emotion yang memungkinkan seseorang membuat keputusan yang tepat dengan cepat. Selain itu, dalam memposisikan brand sebagai manusia, kamu juga harus bisa menyesuaikan bahasa yang digunakan dengan bahasa audiensmu agar pesan brand kamu bisa melekat dengan kuat dengan para audiens kamu.

5. Konsisten dalam Menyampaikan

Perjelas Pesan
Sumber: Unsplash

Diambil dari rule of 7 dalam marketing, seseorang harus melihat sebuah pesan lebih dari 7x atau lebih dalam dunia digital, sehingga konsistensi dalam menyampaikan sebuah pesan harus dilakukan oleh seorang marketer. Dengan tingkat konsistensi tinggi, kamu akan menciptakan familiaritas dalam benak audiens mengenai pesan brand apa saja yang ingin disampaikan.

Baca Juga: Sonial Basil: Jurus Ampuh Menarik Ratusan Customer Per Hari Pakai Cerita

6. Selipkan Call To Action yang Menarik

Perjelas Pesan
Sumber: Unsplash

Dalam menyampaikan pesan, penting untuk menyelipkan “aksi” yang ingin dilakukan oleh audiensnya. Di setiap konten yang telah dibuat, kamu bisa menyesuaikan Call To Action yang tepat dengan pesan brand yang diberikan.

Itulah penjelasan mengenai pentingnya pelaku UMKM punya pesan brand yang tepat sasaran terhadap customer. Kalau kamu punya usaha tapi masih bingung bagaimana cara meningkatkan penjualan di media sosial, maka Ninja Xpress punya program Endorsement sebagai solusinya.

Endors
Sumber: Dok. Ninja Xpress

Program Endorsement akan membantu mengembangkan promosi melalui ulasan dari influencer yang sesuai dengan industri brand-mu. Yuk, daftar dan cari tau info lengkap mengenai Endorsement di sini, GRATIS!

Featured Image by Jason Leung from Unsplash