Alexander Shatov 71qk8odibko Unsplash

5 Tips Penting Agar Campaign Instagram Kamu Efektif

Kamu berencana campaign di Instagram tapi bingung gimana bikin campaign yang efektif? Simak 5 tips berikut ini.

Kamu punya produk yang spesifik untuk anak muda usia 18-28 tahun? Nah, cocok banget kalau kamu serius bikin campaign di Instagram, kenapa gitu? Berdasarkan data, sekitar 30% pengguna Instagram di Indonesia itu didominasi sama anak muda, artinya kamu punya “kolam” yang banyak “ikan” di Instagram dan bisa kamu pancing dengan umpan yang menarik.

Kalau sejauh ini kamu udah bikin konten khusus produk kamu, tapi kamu pengin lebih banyak lagi orang yang tahu produk kamu, maka kamu bisa coba bikin campaign atau ads khusus produk kamu di Instagram.

Tenang aja, kamu bisa dengan mudah bikin campaign di Instagram karena bisa lewat Facebook Ads Manager karena udah terintegrasi kok, jadi kamu nggak perlu ribet dan kamu bisa langsung bikin kampanye terpadu. 

Kalau sebelumnya Ninja share tips gimana campaign yang sukses di Facebook biar makin cuan. Kali ini, Ninja punya tips buat kamu yang mau bikin campaign di Instagram, biar campaign kamu berjalan efektif. 

1. Pastikan Tujuan Campaign Kamu

Fashion Reaction GIF by Amazon Prime Video
Fashion Reaction GIF by Amazon Prime Video

Tentu dong, pertama kamu harus tahu apa tujuan kamu bikin campaign di Instagram. Mirip sama Facebook kok, kamu bisa pilih tujuan campaign kamu, apakah kamu mau meningkatkan brand awareness? Atau kamu mau kumpulin data base lewat campaign ini? Atau kamu mau menarik orang-orang biar secepatnya beli produk kamu?

Nah biar kamu nggak bingung menentukan tujuan campaign, kamu bisa terapin prinsip SMART yang sebenarnya singkatan dari Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time Based.

Jadi, kamu harus punya tujuan yang spesifik, terus campaign kamu itu bisa diukur atau dihitung, lalu kamu juga punya gambaran cara mencapai tujuan itu dan relevan dengan program atau penawaran yang kamu buat, terus yang terakhir kamu bisa tentukan kapan jangka waktu kamu menjalankan campaign tersebut.

2. Kenali Audiens Kamu

Prinsipnya sama kok, kamu udah tahu nih apa tujuan kamu, terus kamu kenali lebih jauh siapa, apa dan bagaimana audiens yang kamu targetkan.

Mulai dari lokasi, usia dan jenis kelamin, lalu kamu detailkan lagi demografi audiens kamu seperti pendidikan hingga status pekerjaan. Selanjutnya, kamu tentukan apa aja sih yang jadi ketertarikan audiens kamu, semisal topik seputar fashion, atau mungkin topik seputar kesehatan yang masih relevan dengan produk kamu. Terakhir, kamu harus paham bagaimana perilaku target audiens kamu, dari pola pembelian hingga aktivitas yang biasa dilakukan.

Nah biar lebih mudah, kamu bisa bikin Buyer Persona yang mewakili target market hingga target audiens kamu seperti ini.

Sumber: Xendit

Tenang aja.. Kamu bisa bikin sesimpel mungkin kok, yang terpenting kamu kenal lebih dalam siapa target audiens dan target market kamu.

3. Buat Hashtag Khusus Selama Campaign

Sumber: Unsplash

Sebelum lahir fitur Reels di Instagram, foto atau visual jadi faktor sangat penting seberapa audiens bakal tertarik dengan sebuah konten. Kamu juga bisa mengoptimalkan fitur Instagram Stories karena 52% pengguna Instagram itu mengaku lebih tertarik dengan sebuah merek setelah lihat konten di Instagram Stories.

Di sisi lain, kamu juga harus memaksimalkan kekuatan “kata” biar campaign kamu efektif. Kamu bisa bikin hashtag khusus untuk campaign yang jalankan, hashtag ini harus bisa membantu menyampaikan pesan campaign kamu selain lewat visual atau gambar.

Ninja kasih saran nih, kalau kamu bikin hashtag khusus campaign kamu bisa berkisar 2-3 kata aja, biar nggak terlalu panjang tapi juga bisa menyampaikan pesan secara utuh.

4. Pilih Format Iklan yang Cocok

Sumber: Unsplash

Ada beberapa format iklan di Instagram yang bisa kamu gunakan biar campaign kamu berjalan efektif, pilih format iklan yang sesuai audiens atau brand kamu dan pastinya bisa kamu eksekusi.

Karosel, kamu bisa menampilkan gambar atau video yang bisa digeser.

Gambar Tunggal, kamu bisa menampilkan iklan dengan 1 gambar.

Video Tunggal, kamu bisa menampilkan iklan berupa video.

Tayangan Slide, kamu beriklan dengan video looping hingga 10 gambar.

Koleksi, kamu bisa membuat iklan yang menggabungkan gambar dan video.

Nah dari format iklan ini, sesuaikan sama goals campaign kamu dan yang terpenting pesan yang kamu sampaikan mudah dipahami target audiens kamu.

5. Kerjasama Bareng Influencer

Sumber: Unsplash

Biar campaign kamu semakin tersebar luas, kamu bisa bekerja sama dengan seorang influencer di Instagram. Cara ini bakal bikin campaign kamu makin efektif menjangkau target audiens atau target market kamu.

Siapa influencer yang kamu ajak kerja sama, pastinya kamu bisa sesuaikan dengan budget yang kamu punya kok, tapi Ninja lebih saranin kamu buat kerja sama dengan Micro Influencer (followers 10k-100k) karena biasanya enggagement rate-nya lebih tinggi. Selain itu, mereka juga udah punya niche market sendiri yang bisa kamu sesuaikan dengan brand kamu.

Nah dari 5 tips di atas, Teman Ninja bisa langsung eksekusi satu per satu biar campaign berjalan lebih efektif. Oh iya, selama campaign berlangsung kamu mesti pantau terus ya, biar kamu tau apakah campaign berjalan sesuai rencana atau malah sebaliknya.

Terakhir, biar campaign kamu makin menarik, kamu juga bisa lho bikin challenge/kontes buat audiens kamu dan dikaitkan sama isu atau topik yang lagi viral.

Selamat mencoba, Teman Ninja!

Featured image by Alexander ShatovHire from Unsplash