6 Ide Bisnis Dropship yang Menguntungkan dan Tanpa Ribet

Ninja Van

6 Ide Bisnis Dropship yang Menguntungkan dan Tanpa Ribet

Kamu tertarik memulai bisnis, tapi belum berani mengambil resiko yang besar? Jangan khawatir, kamu bisa berbisnis dengan sistem dropship.

Internet menjadikan peluang bisnis semakin beragam, mulai dari bisnis yang memerlukan modal awal serta memiliki resiko cukup tinggi hingga bisnis yang tidak memerlukan modal awal serta tergolong minim resiko.

Nah, kali ini kita akan bahas peluang bisnis yang tidak memerlukan modal awal dan minim resiko yakni sistem dropship. Apa itu sistem dropship? Sistem dropship merupakan sistem bisnis yang menjual produk dari supplier tanpa harus stok barang. Sistem ini cocok untuk kamu yang baru belajar untuk mengelola sebuah bisnis, selain resiko yang minim, produk yang dijual juga memiliki banyak pilihan.

Berbicara soal produk yang dipasarkan, Ninja punya beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu jadikan pilihan untuk memulai bisnis dropship. Apa saja? Simak selengkapnya berikut ini.

1. Produk Kesehatan

Source: Pexels

Semenjak pandemi, tentu banyak orang yang membutuhkan produk-produk kesehatan, baik yang bertujuan untuk menjaga daya tahan tubuh hingga memang diperlukan untuk pengobatan. Menariknya, ada pergeseran perilaku konsumen yang mulai tertarik membeli produk kesehatan secara online karena lebih menghemat waktu, tenaga dan tentu saja bisa menghindari kerumunan sehingga lebih aman dari penyebaran virus Covid-19.Kamu bisa mulai dengan menjadi dropshipper untuk produk suplemen atau vitamin, minuman atau cemilan sehat, hingga peralatan olahraga yang banyak dibutuhkan oleh orang untuk menjaga kebugaran dan kesehatan. Tentu saja, kamu harus mencari supplier terpercaya karena ini adalah produk kesehatan yang harus memiliki izin serta kualitas produk yang sudah teruji ya, Teman Ninja.

2. Produk Kecantikan

Source: Pexels

Dilansir dari Fimela, segmen kecantikan dan perawatan pribadi akan bertumbuh 6,46% setiap tahunnya karena memang potensi pasar yang besar dan mulai muncul kesadaran untuk merawat diri secara masif.Terlebih lagi, trend penggunaan brand skincare lokal sedang meningkat seperti MS Glow, Scarlett, Somethinc, dan seterusnya. Jika dilihat dari data Compas, total penjualan brand skincare lokal mencapai Rp.91,22 Miliar dengan transaksi sebanyak 1.285.529 kali, sehingga sangat terlihat betapa potensialnya produk kecantikan khususnya skincare ini. Jadi, kamu harus ikut ambil bagian ya dari kesempatan ini.

3. Produk Aksesoris Gadget

Pembaruan smartphone berjalan begitu cepat, setiap brand berlomba mengeluarkan produk terbaru dengan tambahan fitur yang lengkap. Hal ini juga memberikan peluang bisnis aksesoris gadget untuk melengkapi produk yang diluncurkan sehingga memiliki daya pikat yang lebih menarik dan unik. 

Supplier aksesoris gadget saat ini sudah banyak yang custom sehingga bisa disesuaikan dengan keinginan konsumen kamu, dan dengan sistem dropship ini kamu bisa memesan aksesoris gadget ke supplier tanpa harus mengeluarkan modal sepeserpun.

Nah, aksesoris gadget yang bisa mulai kamu jual bisa berupa casing hp custom, anti gores, headset atau headphone, ring case, power bank, hingga smartwatch. Kamu tinggal memastikan bagaimana kualitas produk yang dijual oleh supplier kamu, apakah sesuai dengan yang diinginkan oleh konsumen.

4. Produk Bayi

Source: Unsplash

Masih diakibatkan karena pandemi yang mengharuskan banyak  orang untuk work from home, tentu ini berdampak bagi para pekerja kantoran wanita khususnya para ibu yang memiliki bayi, sehingga para ibu membutuhkan banyak peralatan pendukung agar bisa bekerja secara efektif sembari menjaga buah hatinya.

Sangat banyak pilihan produk yang bisa melengkapi kebutuhan untuk ibu dan bayi, mulai dari popok, pakaian bayi, perlengkapan mandi bayi, tempat tidur bayi hingga wadah penyimpan ASI.

Kamu bisa mulai dengan mencari supplier terpercaya dan memetakan orang-orang yang potensial membeli perlengkapan untuk buah hati tercinta, bisa dimulai dari orang yang kamu kenal ya, Teman Ninja.

5. Produk Fashion

Source: Unsplash

Produk fashion masih menjadi pilihan yang menarik jika kamu ingin mencoba menjadi dropshipper, selain produk yang relatif mudah ditemukan, kamu bisa memilih jenis produk yang menurut kamu sesuai dengan target market kamu.

Perlu kamu ingat, produk fashion memiliki persaingan yang tinggi (Red Ocean), maka kamu harus spesifik memilih target market dan up to date dengan tren yang sedang terjadi sebelum memutuskan supplier mana yang akan kamu ajak kerja sama.

Misalnya, kamu spesifik memilih target market wanita yang menyukai pakaian dengan ukuran yang besar atau oversized, dengan tujuan lebih stylish. Nah, kamu bisa fokus kepada wanita muda berusia 20-30 tahun dan selalu update dengan gaya/model yang sedang tren, sehingga kamu memiliki peluang lebih besar untuk dicari oleh konsumen.

6. Produk Kebutuhan Rumah Tangga

Source: Unsplash

Pandemi juga mengharuskan kita #dirumahaja, maka ada peluang untuk menyediakan produk perlengkapan rumah tangga karena banyak orang yang mudah bosan dengan dekorasi rumahnya.Kamu bisa menjual produk untuk memperindah kamar tidur seperti sprei, bed cover hingga dekorasi lainnya. Selain itu, kamu juga bisa mencari supplier yang menyediakan perlengkapan dapur seperti tisu, alat untuk kue hingga air fryer, atau mungkin menyediakan produk perkakas rumahan. 

Bisnis dengan sistem dropship ini memang menguntungkan, minim resiko dan bisa kamu lakukan tanpa ribet. Tapi perlu kamu ingat juga, agar kamu sukses menjalankan sistem dropship, kamu harus memastikan siapa target market yang diincar, siapa supplier yang bisa kamu aja kerja sama, dan bagaimana strategi pemasaran yang akan kamu lakukan.Jadi, sistem dropship ini cocok untuk kamu memulai sebuah bisnis, sebelum nantinya berani mengambil resiko yang lebih besar sebagai seorang pebisnis.

Featured image by Pixabay from Pexel

Daftar isi

    Videos

    Shares