Bang Syaiha Kenali 6 Faktor Penentu Biaya Iklan

Bang Syaiha: Kenali 6 Faktor Penentu Biaya Iklan

Budget iklan yang efektif akan mengoptimalkan pengenalan dan penjualan produk kamu. Pelajari tips penentu biaya ads agar produk yang kamu iklankan bisa makin laku.

Teman Ninja, dengan bertambahnya penggunaan media sosial dan platform digital lainnya, membuat iklan digital dianggap sebagai strategi yang paling berpengaruh untuk konsumen di era ini. Sebelum beriklan, sebaiknya, kamu perlu memahami budgeting iklan digital tersebut agar terhindar dari hasil yang tak diinginkan.

Tentu saja, pastinya kita ingin iklan bekerja maksimal, orderan meningkat, dengan budget yang seminim mungkin. Nah, pada tulisan kali ini, kita akan bahas tentang mengenal tips yang akan memengaruhi faktor penentu budget iklan kamu. Kali ini kita akan belajar tips tersebut dari Bang Syaiha, CEO dari Sekolah FB Ads, ia akan memberikan kita 6 faktor penentu yang membuat iklan kita bisa bekerja dengan baik dan murah. Apa saja faktor tersebut? Yuk simak!

1. Tentukan Target Pasar yang Tepat

Business Strategy Success Target Goals
Sumber: Freepik

Teman Ninja, ita harus mendefinisikan target pasar kita dengan baik. Misal kita menjual produk mainan anak, maka kita harus bisa menentukan, kira-kira yang bakal beli mainan anak ini siapa? Apakah anaknya, atau orang tuanya? Jika orang tuanya, maka apakah ibunya, atau ayahnya?

Usia, hobi, pekerjaan, dan kebiasaan yang biasa dilakukan oleh target pasar kita menjadi hal utama yang harus kita ketahui. 

semakin tepat sasaran dan semakin detail kita mendefinisikan target pasar kita, maka akan semakin baik untuk promosi produk tersebut

Selain itu, bisa jadi target sudah benar tapi iklan kurang menarik. Kita harus membuat  pelanggan merasa isi iklan itu penting dan harus dibeli sekarang juga, nantinya semakin besar peluang iklan Anda untuk menghasilkan penjualan. 

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka perhatikan target pasar yang akan dituju. Ketika audiens sudah ditemukan dan mendapatkan hasil yang maksimal, biaya iklan akan lebih murah loh Teman Ninja. 

2. Tentukan Konten Iklan yang Menarik

Product Design Drawing Website Graphic
Sumber: Freepik

Setelah menentukan target pasar, konsep konten iklan juga perlu diperhatikan. Kita harus mencoba berbagai angle untuk tau mana yang terbaik dan memberikan biaya akuisisi yang rendah.

Teman Ninja, ada 3 angle yang dimaksud oleh bang syaiha:

  • Angle Product,  kamu harus tau keunggulan pruduk kamu untuk membuat calon pembeli bisa melihat produk kamu dari sisi keunggulannya melalui iklan yang kamu buat. Selain keunggulan, kamu juga harus bisa mengenal perbedaan produk kamu dengan kompetitormu. Jadi calon pembeli bisa langsung mengenal dan mengetahui hal yang menarik dari produk yang akan kamu jual.
  • Angle Eksternal, kamu harus melihat isu/masalah yang bisa menjadikan produk kamu sebagai solusi dari masalah tersebut. 
    Kita bisa kasih contoh : Biaya rumah sakit itu mahal, jadi ketika kita punya penyakit, obat-obat herbal bisa menjadi solusi
  • Angle Konsumen, gunakan testimoni dari pelanggan yang sudah pernah sukses menggunakan produk kamu melalui cerita yang dibuat olehnya. Hal itu nantinya akan membuat calon pembeli jadi tergugah untuk membuktikan hal yang diceritakan oleh pelanggan kamu dengan membeli produk yang kamu iklankan.

Selain beberapa hal dipoin ini, materi iklan yang tidak terlalu “jualan” juga lebih disukai. Pendekatan dengan materi iklan yang menarik tidak hanya berorientasi pada how-to-sell, melainkan bagaimana menarik hati konsumen dan membuat mereka setia pada produk atau layanan Anda.

Jika strategi pada poin ini bisa Teman Ninja lakukan dengan maksimal, tentu saja akan berpengaruh terhadap budget iklan yang akan kamu keluarkan.

3. Tentukan Jadwal Tayang dengan Baik

Laptop Coworking Space Wth Schedule Min
Sumber: Freepik

Teman ninja, dalam beriklan kamu harus memposting pada waktu yang tepat agar bisa menjangkau calon pembeli lebih cepat dibanding kompetitor kamu. Namun menentukan waktu yang tepat untuk promosi juga tidak bisa dikatakan mudah. Hal tersebut dikarenakan perbedaan perilaku calon pembeli.

Teman Ninja harus memahami perilaku dan kebiasaan calon pembeli. Misal, jam berapa calon pembeli membuka gadgetnya untuk belanja, hingga tanggal berapa rata-rata calon pembeli kamu gajian. Ketika kita mengetahui kapan calon pembeli kita baru gajian, peluang mereka belanja akan lebih tinggi. Apalagi kalau ada promo-promo menarik di iklan yang kita jalankan.

Semakin akurat waktu yang kamu pilih untuk menayangkan iklan kamu sesuai dengan perilaku, semakin banyak pula calon pembeli yang merasa iklan kamu tepat dan tidak ragu untuk membeli produk yang kamu iklankan. Dari sini, Teman Ninja bisa efektif dalam pembiayaan iklan yang kamu buat. 

Namun, akan lebih baik jika iklan terus tayang terus dipasang, karena di jam-jam tertentu, orang-orang sedang sibuk di tempat kerja. Tapi di jam jam lain, orang-orang sudah santai dan sedang membuka media sosialnya

4. Perhatikan Penempatan Iklan

Cropped Front End Developers Designing Mobile Application Interface
Sumber: Freepik

Teman Ninja sebenarnya bisa menentukan apakah iklan kamu hanya mau ditampilkan di desktop saja, mobile device saja, atau gabungan keduanya. Setelah mengetahui hal tersebut, kamu harus melakukan riset kecil-kecilan untuk mengetahui tujuan tempat iklan kamu. Data tersebut dapat menjadi acuan untuk memilih platform mana yang cocok untuk iklan kamu. 

Penempatan iklan yang tepat akan mempengaruhi biaya iklan kamu, jika kamu mengoptimalkan iklan untuk para pengguna mobile, maka iklanmu akan semakin murah, karena target audiens kita lebih sering memakai ponsel. Jadi untuk device, disarankan penempatan iklan hanya di mobile saja. 

Di jaman sekarang, sepertinya hampir semua orang membuka media sosial dari ponsel, bukan dari desktop. Penempatan-penempatan yang lain, setiap produk akan berbeda. Tergantung konten iklan yang dibuat

Contohnya seperti pengguna Instagram yang kebanyakan adalah anak-anak muda, jika yang ingin kamu iklankan adalah produk anak muda, platform ini sangat cocok untuk iklan kamu. Karena jika semuanya berjalan dengan tepat, cost efficiency Teman Ninja akan lebih baik.

5. Perhatikan Click Through Rate

Young Asian Woman Using Tablet Checking Social Media Feeling Happy Smiling Casual Clothing Pink Background Studio Shot
Sumber: Freepik

Click Through Rate (CTR) adalah ukuran rasio antara jumlah impresi vs klik. Misal iklan kamu memiliki 1000 impresi dengan jumlah klik 10, artinya CTR kamu adalah 10/1000 = 1%. Semakin tinggi CTR kamu, artinya semakin efektif iklan kamu dalam mendapatkan klik dari calon pembeli.

Nilai CTR sangat penting karena akan menentukan relevansi dan skor sebuah iklan yang berdampak langsung pada biaya iklan yang harus dikeluarkan. Untuk meningkatkan CTR iklan kamu adalah dengan cara mengoptimalkan konten iklan yang kamu tayangkan. CTR yang rendah menunjukkan bahwa kamu  harus memperbagus materi iklan kamu, menemukan target yang tepat atau beberapa aspek lain dari iklan kamu untuk membuat lebih banyak orang mengklik.

CTR yang baik, biasanya adalah minimal 1 persen dari margin produk. Itu sudah paling minimal

Meningkatkan angka CTR bukan sebuah hal yang instant. Teman Ninja harus  berproses mulai dari riset keyword sampai monitoring konten. Kuncinya adalah jangan menyerah, lakukan evaluasi dan benahi konten kamu, biarkan iklan kamu berproses menuju jadi lebih baik kualitasnya.

6. Tentukan Objective Iklan yang Akan Dipakai

Millennial Asia Businessmen Businesswomen Meeting Brainstorming Ideas About New Paperwork Project Colleagues Working Together Planning Success Strategy Enjoy Teamwork Small Modern Night Office
Sumber: Freepik

Secara cakupan luas, sebuah campaign harus memiliki goal, apakah ingin mendapatkan klik, pendaftaran, konversi, atau meningkatkan penjualan.

Teman Ninja, agar biaya iklan anda bisa terpakai maksimal, maka kamu harus tepat menentukan objective mana yang akan dipakai. Sembarangan memilih objektif iklan, bisa membuat budget iklan anda terbuang percuma. Dengan tepat memilih objective, kita dapat membuat iklan kita menjadi cost efficient, jadi budget iklan yang kita keluarkan akan semakin murah.

Lalu bagaimana cara menentukannya? Pastinya dibutuhkan research terlebih dahulu seperti apa yang goals dari iklan tersebut, siapa target audience nya, dan apa yang akan di “campaign” kan. Setelah barulah kita bisa mengetahui campaign objective apa yang cocok.

Baca Juga: 5 Tips Penting Agar Campaign Instagram Kamu Efektif


Teman Ninja, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar kamu bisa mengoptimalkan biaya iklan kamu. Jangan sampai, biaya yang kamu keluarkan berakhir secara cuma-cuma. Sedikit banyak kamu harus membuat riset apa yang menjadi goals iklan kamu dan bagaimana cara memaksimalkannya.

Image
Sumber: Dok. Ninja Xpress

Pastikan sebelum beriklan, konten landing page atau social media anda sudah siap dengan video dan foto yang profesional dan meyakinkan. Ninja Xpress bisa bantu kamu memaksimalkan iklan yang kamu buat. Yuk ketahui caranya dengan daftar disini: Creative Business Solution 

Featured image from Freepik