Strategi Ramaikan Website Toko Online 960x450

Bang Syaiha: Strategi Ramaikan Website Toko Online

Website toko online yang kamu miliki belakangan mulai sepi? Tenang saja, simak strategi ramaikan toko online berikut agar bisnis semakin cuan!

Keberadaan website untuk toko online sangat penting karena dapat menjadi sarana penjualan yang cukup baik, terutaman untuk kamu yang sudah memiliki brand sendiri. Pengunjung dapat langsung melakukan pembelian di website secara real time. Sayangnya, mengelola website tidak selalu berjalan mulus. Terkadang kamu harus menghadapi fakta bahwa pengunjung website toko online-mu sepi dan itulah yang membuat penjualan bisnismu sedikit lesu. 

Tenang saja, kali ini Bang Syaiha akan memberikan strategi ramaikan toko online agar bisnismu semakin cuan. Bang Syaiha sendiri adalah praktisi Facebook Ads yang berhasil membantu lebih dari 1000 pebisnis pemula untuk memahami Facebook Ads sejak tahun 2016. 

Sebelum masuk ke ulasan yang lebih jauh, Teman Ninja perlu memahami terlebih dahulu mengapa adanya sebuah website yang optimal sangat penting perkembangan toko online. 

Website toko online yang dikelola secara optimal mampu meningkatkan kredibilitas bisnis di mata pengunjung, calon pembeli dan partner bisnis. Kamu juga bisa memanfaatkan data dari website toko online untuk keperluan penjualan dan promosi untuk jangkauan pasar yang lebih luas

Nah, penasaran bagaimana strategi agar website toko online-mu selalu ramai supaya bisnis semakin cuan? Simak beberapa kiat dari Bang Syaiha berikut ini! 

Pastikan Tampilan Website Profesional

Domenico Loia Hgv2tfoh0ns Unsplash
Sumber: Unsplash


Tampilan website yang profesional dan rapi akan mempermudah pembeli serta berdampak pada peningkatan penjualan. Kamu wajib menyajikan produk dalam bentuk katalog dengan tampilan yang mudah dipahami serta deskripsi yang jelas, mulai dari kegunaan, fitur, sampai spesifikasinya.

Menurut Bang Syaiha, foto untuk katalog yang baik adalah foto yang didalamnya terdapat orang bersama dengan produk tersebut. Contohnya jika kamu jualan baju, sebaiknya gunakan foto produk ketika sedang dikenakan oleh model. Begitu pula jika bisnismu bergerak di bidang kuliner, kamu perlu menyertakan model yang tampak sedang menyantap atau memasak produk tersebut. 

Untuk semakin meyakinkan, kamu perlu menambahkan bagian testimoni dari para konsumen yang sebelumnya sudah menggunakan produkmu dan merasa puas dengan manfaat atau kegunaannya.

Fitur yang Memudahkan Customer Journey

Roberto Cortese 9tyboipvcn4 Unsplash
Sumber: Unsplash

Konsumen selalu ingin kemudahan dalam melakukan transaksi. Bisa saja pembeli yang awalnya ingin membeli produk tiba-tiba berubah pikiran dan tidak jadi melakukan pembelian dari website karena fitur atau bentuk tampilan yang ada dinilai ribet dan sulit dimengerti. 

Oleh karena itu, pastikan website jualanmu mempunyai layout dan fitur yang user friendly untuk meningkatkan customer journey. Ada berbagai macam fitur dalam website toko online, antara lain; log in, add-to-cart, sort items, categories dan lainnya. 

Contoh fitur yang sebaiknya kamu perhatikan adalah fitur pembayaran pada saat konsumen hendak check out. Pastikan metode pembayaran yang kamu gunakan jelas, aman, dan mudah digunakan konsumen. 

JIka memungkinkan, kamu juga bisa menggunakan payment gateway untuk pembayaran secara real time yang lebih simpel. Dapat dikatakan bahwa adanya fitur website akan mempermudah pembeli dalam membeli produk yang kamu tawarkan dan akhirnya memudahkanmu dalam berbisnis.

Baca Juga: Bagaimana Membantu Bisnismu Bertahan Setelah Pandemi?

Lakukan Optimasi Website dengan SEO

Carlos Muza Hpjsku2uysu Unsplash
Sumber: Unsplash

Ternyata pengguna internet di Indonesia mencapai 204,7 juta orang, lho! Hal ini menandakan jika hampir kebanyakan orang selalu mencari informasi melalui internet, termasuk soal barang atau produk yang mereka butuhkan.

Tentu saja kamu ingin website-mu muncul di halaman pertama mesin pencari ketika calon pembeli mencari kata kunci tertentu, bukan? Solusinya, kamu sebaiknya menggunakan strategi Search Engine Optimization (SEO). 

Kamu dapat memulai optimasi SEO dengan melakukan riset kata kunci apa yang paling sering dicari oleh audiens dan masih relevan dengan bisnismu. Kemudian, barulah kamu bisa menyesuaikan konten yang ada di website dengan kata kunci tadi. Konten yang dimaksud bisa berupa artikel sampai penulisan copy pada landing page. 

Jangan Hanya Menampilkan Produk

Kobu Agency 7okkfhxrxnw Unsplash
Sumber: Unsplash

Website yang kamu miliki tidak hanya bisa digunakan untuk memajang produk-produk. Teman Ninja juga bisa menggunakan website untuk menunjukkan program lain yang berkaitan dengan bisnis selain produk itu sendiri. Tujuan dari adanya program tersebut  adalah menarik konsumen untuk mendatangkan lebih banyak traffic ke website

Contoh program yang paling umum adalah keagenan atau reseller.  Strategi marketing ini juga salah satu teknik yang bagus untuk memperluas jangkauan bisnis dan konsumen. Dengan adanya agen di beberapa wilayah, maka kamu  bisa menjangkau konsumen dengan lebih mudah. Ongkos kirim mampu diminimalisir dengan mengirim barang pesanan konsumen dari agen terdekat. 

Program lain yang akan menarik konsumen untuk melakukan pembelian ulang adalah loyalty program. Kamu bisa memberikan poin tertentu kepada konsumen yang sudah melakukan pembelian website, di mana poin itu dapat ditukarkan dengan berbagai macam produk atau potongan harga yang menarik. Sehingga konsumen selalu melakukan order produk hanya dari website-mu. 

Hubungkan dengan Media Sosial

Jeremy Bezanger Oxrk8fg2aig Unsplash
Sumber: Unsplash

Jika membicarakan toko online, maka tak lengkap rasanya jika tidak membicarakan media sosial. Keberadaan media sosial juga saling berhubungan dengan adanya website sehingga seluruh informasi saling berhubungan dan brand bisnismu makin kredibel. Oleh karenanya jangan lupa untuk menghubungkan website dengan akun media sosial bisnis. 

Kamu bisa meletakkan tautan website di bio akun Instagram atau TikTok, sehingga memudahkan para calon pembeli untuk menemukan website-mu. Atau kamu juga dapat sesekali meletakkan tautan website di Instagram Stories untuk jangkauan yang lebih luas. 

Tak lupa, cantumkan akun media sosial brand di website pula untuk meningkatkan validitas bisnis. Jadi, calon pembeli pun tak ragu untuk melakukan pembelian karena melihat tampilan informasi yang ada di website sangat terpercaya. 

Selain itu, kamu juga dapat melakukan digital activation secara berkala untuk meningkatkan bisnis. Contoh yang paling sering dilakukan adalah promosi produk berupa kuis berhadiah voucher ketika tahun baru, kemerdekaan, dan hari raya lainnya. Dengan begitu kamu bisa menarik konsumen lama atau bahkan konsumen baru. Posisikan dirimu sebagai “teman” bagi konsumen serta penyedia solusi atas kebutuhan mereka. 

Baca Juga:  Alasan Mengapa Harus Mulai Jualan di TikTok

Konsisten Melakukan Paid Marketing

Georgia De Lotz Usjonxlano Unsplash
Sumber: Unsplash

Paid marketing akan berdampak besar pada traffic toko online. Kamu dapat beriklan di media sosial atau di google untuk diarahkan ke website atau toko online kita. Dengan menggunakan paid marketing, maka orang dapat mengenali tokomu jauh lebih cepat. 

Baca Juga: Iklan Sebagai Investasi bagi UMKM

Ada banyak kanal paid marketing yang dapat kamu coba, misalkan Facebook Ads, TikTok Ads dan Google Ads. Kamu dapat menyesuaikannya sesuai kebutuhan dan di mana kebanyakan target pasarmu menggunakan media sosial. 

Image
Sumber: Dok. Ninja Xpress

Bagi Teman Ninja yang ingin meningkatkan aspek digital marketing dalam bisnis, Ninja Xpress punya program Creative Business Solution yang akan membantumu mengembangkan promosi mulai dari layanan foto dan video produk sampai optimalisasi digital ads. Sehingga bisnismu semakin untung, deh! Tertarik bergabung? Yuk, daftar dan cari info lengkap mengenai Creative Business Solution di sini!

Itu dia beberapa tips strategi supaya website toko online semakin ramai. Jika dikelola dengan baik, website tersebut bisa meningkatkan penjualan karena mampu menarik konsumen lama untuk melakukan transaksi lagi dan menarik konsumen baru. Semoga penjelasan di atas dapat membantu bisnismu, ya! 

Featured image by Igor Miske from Unsplash