Nurdin Noerhanudin Program Affiliate Marketing Cocok Untuk Umkm

Nurdin Hoerrudin: Program Affiliate Marketing Cocok Untuk UMKM

Siapa bilang, UMKM yang cuma punya toko online gak bisa pakai Affiliate Marketing layaknya e-commerce besar? Program satu ini patut dicoba karena bisa menjangkau target pasar yang lebih spesifik. Yuk, cari tau gimana cara kerja Affiliate Marketing mengubah bisnis online-mu!

Teman Ninja, pernah lihat di media sosial ada orang-orang yang aktif mempromosikan produk dengan mengajak klik link atau keranjang jika ingin beli? Ini adalah strategi Affiliate Marketing. Ternyata, ada 51% orang Indonesia yang lebih percaya review Influencer dari pada Ads official dan 90% brand yang memilih menggunakan Affiliate Marketing untuk meningkatkan penjualan produk. Artinya, Affiliate Marketing sangat diminati dan sudah banyak dipakai gak cuma di e-commerce aja. Lalu, gimana cara kerjanya?

Nah, untuk itu Nurdin Hoerrudin selaku expert di bidang Digital Marketing sejak 2016 dan aktif membantu UMKM akan berbagi tips penting untuk Teman Ninja seputar Affiliates Marketing dan gimana cara kerjanya sehingga cocok untuk diterapkan dalam bisnis online seperti UMKM.

Apa sih Affiliate Marketing?

Samantha Borges Ees69ttpq18 Unsplash
Sumber: Unsplash

Sebelum tau cara kerja Affiliate marketing, kamu harus paham dulu pengertiannya seperti yang disampaikan oleh Nurdin. Affiliate Marketing adalah pola promosi marketing di mana seseorang akan mendapatkomisi dari pemilik bisnis ketika berhasil menjual suatu produk/jasa karena sudah bergabung menjadi Affiliate Marketer. 

Penting sekali peran Affiliate Marketer dari sisi pemilik bisnis, mereka bisa membantu membangun citra suatu brand dari promosi yang mereka lakukan. Sehingga brand bisa dipercaya dan penjualan meningkat

Nah, supaya Teman Ninja gak salah langkah saat memilih promosi menggunakan program Affiliate Marketing, ada beberapa hal yang harus kamu tahu dulu, yuk disimak!

Baca Juga: Strategi Ramaikan Website Toko Online

1. Pihak yang Terlibat dalam Affiliate Marketing

Jason Goodman Deowfwz2pgq Unsplash
Sumber: Unsplash

Pada umumnya, ada tiga pihak yang terlibat dalam sistem Affiliate Marketing, yaitu:

  • Merchant: Adalah pemilik bisnis atau disebut juga sebagai brand
  • Affiliate: Disebut juga sebagai publisher, Affiliate memiliki kekuatan untuk mempengaruhi orang-orang untuk membeli suatu produk. Biasanya pihak ini meliputi blogger, influencer, atau masyarakat umum yang punya ketertarikan di bidang tertentu kemudian memutuskan untuk mempromosikan produk sesuai minatnya di media sosial. 
  • Pelanggan: Pihak inilah yang akan melakukan pembelian terhadap suatu produk yang dipromosikan oleh Affiliate.

2. Tipe-tipe Affiliate Marketing

Mg Blog 8 Otwfs858oequdwe7vobldayk5biymt5mkytz6szqye
Sumber: Marketingguru

Menurut Nurdin, tipe-tipe program Affiliate dapat dibedakan dari harga produk yang akan mempengaruhi model pembayaran komisi. Sehingga, dapat dikelompokkan menjadi 3, yaitu:

  1. Harga Produk Low Price
    Komisi yang diberikan kepada Affiliate di angka 3-5% dari produk yang berhasil terjual
  2. Harga Produk High Price
    Komisi yang diberikan kepada Affiliate di angka 75% dari produk yang berhasil terjual
  3. Flat Rate
    Para pelaku UMKM dapat menentukan angka komisi secara rata untuk semua produk yang berhasil terjual

Untuk pemilik bisnis pemula, bisa mencoba semua tipe tapi pastikan sesuai dengan produk, target pasar, dan budget

Kalau fokus pada Low Price sedangkan produk dan target pasar masuk kategori kelas atas maka tidak adil untuk Affiliate dan tidak akan ada yang mau mendaftar. Kemudian menggunakan High Price juga tidak selalu menjamin hasil penjualan Affiliates sesuai yang diharapkan, bisa saja justru jumlah pembeli lebih banyak di kategori produk Low Price karena harganya yang murah. 

3. Cara Kerja Affiliate Marketing

Untitleddesign 2020 01 16t114725 107 5f63c637464c913caa0491625ce724c2 2000 570x320 1
Sumber: Payrollbozz

Sebagai pemilik bisnis online, Teman Ninja harus paham sistem kerjanya. Begini cara yang disampaikan oleh Nurdin:

  • Para Affiliate Mendaftar Program Afiliasi
    Biasanya pemilik usaha/brand membuat website atau menyediakan form untuk memudahkan para Affiliates mendaftar. Kemudian mereka akan mendapat link afiliasi yang berisi ID untuk mencatat semua transaksi. Sehingga komisi yang akan mereka dapat sesuai dengan produk yang berhasil mereka jual.
  • Affiliate Membagikan Link Afiliasi di Media sosial
    Setelah mendapat link, para Affiliates bisa melakukan promosi dengan membagikan link tersebut di blog atau akun media sosial yang mereka punya. Link tersebut juga bisa disebarkan kepada orang-orang terdekat.
  • Konsumen klik dan beli
    Setelah membagikan link di berbagai platform, orang-orang dapat mengkliknya dan diarahkan ke halaman produk untuk melakukan pembelian.
  • Affiliate Network mencatat transaksi masuk & Penjual mengkonfirmasi
    Melalui link yang dibagikan oleh Affiliate, setiap konsumen yang melakukan pembelian akan dicatat dalam Affiliate Network. Kemudian, penjual akan mengkonfirmasi pembelian dan memproses produk untuk dikirim ke konsumen. 
  • Pembayaran komisi
    Setelah semua proses di atas sudah selesai, Affiliate akan mendapatkan komisi dari penjualan yang berhasil mereka lakukan. Komisi yang didapat disesuaikan dengan harga produk yang terjual dan besar persentase yang telah disepakati bersama.

Baca Juga: Iklan Sebagai Investasi bagi UMKM

4. Strategi Program Affiliate

Kaleidico 3v8xo5gbusk Unsplash
Sumber: Unsplash

Ada strategi khusus yang disampaikan Nurdin agar program Affiliate Marketing di toko online bisa sukses, yaitu: 

  • Pemilik toko online membuat sistem promosi di toko menggunakan sistem cara kerja Affiliate Marketing
  • Pemilik toko online menyediakan konten sendiri yang menarik dan berkualitas untuk digunakan para Affiliate untuk promosi 
  • Sistem komisi dibuat lebih fleksibel agar para Affiliate lebih semangat dalam berpromosi
  • Angka komisi harus disesuaikan dengan margin produk 
  • Berikan sample produk pada Affiliate agar mereka bisa tampak natural dalam memberikan ulasan saat promosi 

Nurdin juga menambahkan, dalam program Affiliate Marketing tentu ada kelebihan dan kekurangannya untuk jadi referensi. Kelebihannya seperti, modal yang dikeluarkan lebih kecil dibandingkan beriklan di platform lain namun hasilnya paling terasa. Sementara untuk kekurangannya, sebagai pemilik usaha Teman Ninja harus dituntut harus pintar mengatur strategi agar Affiliate mau bergabung dengan programmu  dan menyeleksi para Affiliate yang bagus tapi masih masuk budget.  

Affiliate tidak harus selalu menggunakan Influencer & Blogger dengan jumlah follower banyak. Bisa juga memakai kalangan umum dengan followers sedikit, asal kita edukasi. Karena belum tentu followers banyak mendatangkan transaksi  banyak, sesuaikan dengan budget yang ada

Gak ketinggalan, ada hal penting lain yang harus Teman Ninja tahu dalam program Affiliate Marketing saat produkmu berhasil terjual! Yaitu, gimana caranya mengantarkan produkmu supaya aman ke tangan konsumen dan biayanya harus masuk budget

Pinjam Modal
Sumber: Dok. Ninja Xpress

Tenang, kamu bisa andalin berbagai layanan dari Ninja Xpress! Mulai dari Ninja Reguler yang diskonnya s/d 35%, kemudian ada Ninja COD yang dananya pasti cair tiap jumat.

Cari tahu info lengkap layanan pengiriman yang kamu butuhkan disini: Ninja Reguler & Ninja COD 

Nah, itu dia info menarik & tips seputar program Affiliate Marketing yang ternyata bisa diterapkan pada bisnis online UMKM. Jangan ragu memulai metode promosi yang baru! Pastikan juga pilih Affiliate yang sesuai budget dan memang cocok dengan persona produk juga target pasarmu supaya hasilnya optimal. Selamat mencoba.

Featured image by Mateus Campos Felipe from Unsplash